Selamat datang di artikel Perhitungan Pajak Penghasilan Perorangan

Lain LainPerhitungan Pajak Penghasilan Perorangan
perhitungan pajak penghasilan

Perhitungan Pajak Penghasilan Perorangan

Perhitungan pajak penghasilan perorangan akan sangat berbeda dengan menghitung pajak penghasilan perusahaan. Komponen pajak perorangan itu lebih sedikit jika dibandingkan dengan komponen pajak perusahaan. Komponen penghitungan penghasilan kena pajak pada orang yang bekerja sendiri dengan karyawan perusahaan akan sangat berbeda. Bagi orang yang bekerja pada perusahaan orang lain atau yang disebut sebagai seorang karyawan sangat berbeda dengan orang yang bekerja sendiri atau yang disebut sebagai wirausahawan. Bagi seorang wirausaha yang menghasilkan penghasilan yang tidak tentu ini akan mengurangi komponen perhitungan pajaknya. Sebab ketika seseorang memiliki penghasilan tidak tentu ini akan sangat sulit untuk menentukan berapa totalnya penghasilan yang diperoleh selama setahun secara tepat.

Perhitungan pajak penghasilan karyawan yang berdiri sendiri secara manual itu sangat mudah. Sebab penghasilan pokoknya ini sudah tetap. Caranya adalah dengan mengalikan gaji pokoknya tersebut dikalikan selama setahun atau 12 bulan kemudian ditambahkan dengan tunjangan-tunjangan yang di dapatkan. Jumlah dari perhitungan ini sering disebut sebagai penghasilan kotor. Guna mendapatkan penghasilan bersih maka penghasilan kotor ini dikurangi dengan pengeluaran seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan lain yang diikutinya di perusahaan tempatnya bekerja. Hasil dari pengurangan ini disebut sebagai penghasilan bersih. Ketika jumlahnya dalam setahun lebih dari 54.000.000 rupiah maka selisihnya disebut sebagai penghasilan kena pajak. Peraturan dirjen pajak menyebutkan bahwa perhitungan pajak didasarkan pada penghasilan tidak kena pajak.

Peraturan dirjen pajak mengyebutkan ketika akan melakukan perhitungan pajak penghasilan ini didasarkan pada penghasilan tidak kena pajak yang nilainya dalam setahun setara dengan 54.000.000 rupiah. Selisih penghasilan tidak kena pajak inilah yang akan dikalikan sebesar 5% untuk mendapatkan pajak yang harus dibayarkan. Nah, saat Anda sudah mendapatkan nilai pajak yang harus Anda bayarkan maka Anda harus segera melakukan pembayaran pajak penghasilan Anda sebagai bentuk kontribusi pada program pembangunan pemerintah. Penyetoran pajak tepat waktu dan tepat jumlah inilah yang menunjukkan bahwa Anda adalah warga negara yang baik yang memberikan kontribusi positis pada program pembangunan pemerintah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked ( * ).

Your comment*

Your name*

Your email*