Selamat datang di artikel Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Klaim Saldo JHT 10%

Lain LainCara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Klaim Saldo JHT 10%
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Klaim Saldo JHT 10%

Bagi anda yang sedang bekerja di suatu perusahaan atau suatu instansi, maka anda akan terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan. Pengertian dari BPJS ketenagakerjaan itu sendiri adalah sebuah jaminan sosial untuk para pekerja. Sebelum BPJS terbentuk, jaminan sosial untuk para pekerja di Indonesia ditangani oleh PT Jamsostek, namun sekarang sudah menjadi BPJS ketenagakejaaan yang bertanggungjawab langsung kepada presiden. Lalu siapa saja yang berhak menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan ini?. Jadi, yang berhak untuk menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan ini adalah mereka yang sedang bekerja di sektor formal maupun di dektor nin formal. Sektor formal contohnya seperti guru, dokter, pegawai kedinasan, dan yang lainnya, sedangkan untuk yang non formal meliputi pedagang kaki lima (PKL), pekerja tidak tetap, dan lain sebagainya. Bagi anda yang terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan, maka sebainya anda harus mengetahui perkembangan informasi terkait BPJS ketenagakerjaan anda. Karena, sekarang pemerintah mengeluarkan kebijakan baru sesuai dengan no 60 tahun 2015, tentang saldo jaminan Hari Tua atau biasa disingkat dengan JHT sudah bisa diambil tanpa menunggu masa peserta hingga 10 tahun atau berumur 56 tahun. Lalu bagaimana cara caranya? berikut adalah cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan terkait dengan kebijakan baru pemerintah.

Sebelum mengetahui cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan terkait dengan kebijakan baru pemerintah mengenai saldo jaminan hari tua atau JHT 10%, maka anda harus mengetahui syarat-syarat yang dibutuhkan untuk bisa mengklaim JHT anda tersebut. Untuk syarat klaim JHT 10% yang pertama adalah peserta masih aktif bererja di sebuah perusahaan selama 10 tahun. Selain persyaratan ini, masih ada beberapa persyaratan dokumen yang harus anda penuhi seperti.

  1. FC dan asli kartu BPJS ketenagakerjaan
  2. FC dan asli kartu keluarga
  3. FC dan asli KTP
  4. Surat keterangan masih aktif bekerja
  5. Buku rekening tabungan

Itulah beberapa syarat agar anda bisa menklaim saldo JHT 10%, dengan mematuhi dan memenuhi syarat yang sudah ditentukan, pastinya anda bisa mencairkan JHT 10% anda dengan cepat. Ituyulah beberapa informasi tentang bagaimana cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan terkait dengan JHT 10%. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked ( * ).

Your comment*

Your name*

Your email*