Selamat datang di artikel Aneka Motif Kemeja Batik

GayaAneka Motif Kemeja Batik

Aneka Motif Kemeja Batik

Batik di Indonesia memiliki berbagai motif yang menggambarkan keanekaragaman budaya Indonesia. Batik tidak lagi barang yang asing bagiseluruh warga Indonesia bahkan fashion batik sudah dikenal hingga kancah mancanegara. Tidak sedikit para artis holywood yang suka menggunakan batik. Berikut ini merupakan beberapa motif kemeja batik yang dapat menjadi pilihan anda:

  1. Motif Parang Kusumo
    Motif Batik Parang Kusumo adalah salah satu jenis motif dengan mengaplikasikan zat pewarna Napthol dan digunakan sebagai kain adat saat ada acara tukar cincin. Motif ini jarang digunakan sebagai motif dasar kemeja batik, mungkin hanya sebagai bahan kombinasi. Dalam motif Parang Kusumo terkandung suatu makna bahwa sebuah kehidupan harus dilandasi dengan perjuangan dan usaha yang nyata dalam mencapai keharuman lahir dan batin. Dalam falsafat pulau Jawa, suatu keberhasilan kehidupan dalam masyarakat dicerminkan dari keharuman pribadi masing-masing dalam menjalaninya setiap hari tanpa harus meninggalkan norma-norma dan nilai yang telah berlaku sejak nenek moyang mereka jaman dahulu.
  2. Motif Sekar Jagad
    Motif ini merupakan salah satu motif yang sangat khas di Indonesia. Batik jenis ini berasal dari Jawa, lebih tepatnya Yogyakarta. Batik Jogja ini mempunyai makna segar jagad adalah keindahan atau kecantikan yang membuat orang yang melihatnya jadi terpesona. Ada juga yang menafsirkan bahwa motif yang berbentuk seperti pulau-pulau ini maksudnya adalah sesuai namanya, yaitu sekar jagad. Dalam bahasa Jawa, “kar jagad” memiliki arti peta dunia. Motif ini termasuk motif populer yang digunakan untuk motif kemeja batik.
  3. Motif Batik Pamiluto
    Motif kain batik Pamiluto menggunakan zat pewarna berupa Soga Alam yang sering digunakan sebagai kain Panjang saat menggelar acara pertunangan bagi masyarakat asli kota Jogja dengan berlatar belakang budaya Jawa yang sangat kental. Seiring perkrmbangan, motif ini juga bisa sebagai bahan dalam membuat kemeja batik. Unsur motif yang terkandung di dalamnya adalah Prang, Ceplok, Truntum dan yang lainnya. Sementara filosofi dalam kain batik ini adalah Pamiluto berasal dari kata Pulut yang berarti perekat, dalam bahasa Jawa diartikan Kepulut/ tertarik.
  4. Motif Batik Samarinda
    Ciri khas batik Kota Samarinda adalah pewarnaannya menggunakan warna-warna cerah yang mencolok dan berani sehingga motif-motifnya terlihat lebih jelas dan mengagumkan. Motif kemeja batik Samarinda terinspirasi oleh kebudayaan yang melekat pada suku dan masyarakat Kaltim itu sendiri.Daerah yang terkenal dengan batik tulisnya adalah suku dayak bahau yang bermukim di daerah hulu sungai mahakam.