Selamat datang di artikel 5 Lokasi Hammock yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Wisata5 Lokasi Hammock yang Wajib Dikunjungi di Bandung

5 Lokasi Hammock yang Wajib Dikunjungi di Bandung

image1

Sumber foto: Generation-g.id

Siapa yang tidak pernah bermain ayunan? Rasanya, setiap orang dimasa kecilnya pasti pernah merasakan bermain ayunan. Ayunan menjadi mainan favorit dimasa kecil saat pergi ke tempat rekreasi. Pun begitu dengan sekarang, hammock (ayunan gantung) menjadi tren bagi para traveler. Mengapa? Pasalnya, di beberapa tempat, hammock diikatkan pada pohon hingga bertingkat-tingkat. Bahkan, ada juga yang memasangkannya di tebing. Hal tersebut menjadi keunikan tersendiri saat berwisata.

Kebanyakan hammock terbuat dari parasut. Bahkan, hammock yang memilki bahan berkualitas mampu menahan beban hingga 200 kilogram. Seiring dengan popularitas hammock, objek wisata seperti: bukit, tebing, atau hutan pinus juga menjadi incaran hammokers untuk mengikat hammock. Dan Bandung salah satu kota yang sayang jika Anda lewatkan untuk hammock-an.

Berikut ini lima tempat hammock-an di Bandung yang patut Anda kunjungi, di antaranya:

Puncak Bukit Bintang (Bukit Moko)

Perlu usaha yang lumayan berat, jika Anda ingin mengunjungi Bukit Moko, jalanan yang terjal dan berkelok sedikit membuat lelah. Namun, akan terbayarkan setelah Anda sampai di puncaknya karena melihat hamparan Kota Bandung dari ketinggian. Bukit Moko berada di Desa Cimenyan. Jika berada di luar Kota Bandung, Anda dapat masuk lewat tol Pasteur kemudian menuju jalan Padasuka dan mengikuti rute jalan di sana. Puncak Bukit Bintang memiliki hutan pinus yang ideal dan nyaman untuk hammock-an. Udaranya yang sejuk, angin sepoi-sepoi akan membuat tubuh menjadi rileks dan membuat mata menjadi berat hingga mengantuk. Selain tempatnya yang ideal, tiket masuknya pun cocok di dompet karena Anda hanya perlu merogoh kocek Rp12.000,- saja. Selain bisa hammock-an di hutan pinusnya, Anda pun bisa menikmati kopi dan kudapan lainnya di Warung Daweung.

Gunung Putri Lembang

Lembang belum kehabisan memberikan keindahan alamnya untuk Kota Bandung. Gunung Putri Lembang yang menyimpan objek sejarah seperti benteng peninggalan Belanda ternyata mampu membuat para Hammockers nyaman untuk mengikatkan hammock-nya ke pohon pinus. Uniknya, pohon pinus yang ada di Gunung Putri Lembang memiliki batang yang bengkok bahkan melengkung. Untuk menuju ke lokasi ini, Anda tidak akan kesulitan mencarinya karena tempatnya yang berdekatan dengan Gunung Tangkuban Perahu. Untuk biaya tiket masuk, Anda hanya perlu menyediakan Rp7.500,- .

Batu Kuda Gunung Manglayang

Manglayang terkenal dengan mitosnya juga tempat berkemah. Batu Kuda berada di desa Cibiru, Cileunyi. Pastikan Anda mengetahui letak Cibiru untuk sampai ke Batu Kuda Manglayang atau jika berada di luar kota Anda bisa masuk melalui tol Cileunyi. Kurang lebih jarak ditempuh dari jalan raya ke Batu Kuda yakni tujuh meter. Saat memasuki gerbang Batu Kuda, deretan dan lebatanya pohon pinus akan menyambut kedatangan Anda. Udaranya yang sejuk dan sunyi cocok bagi Anda yang ingin berkontemplasi, sambil berbaring di atas hammock. Untuk hammock-an di Batu Kuda Manglayang, Anda cukup membayar tiket masuk seharga Rp3.000,-.

Taman Hutan Raya

Jika Anda tak memiliki hammock, Anda bisa berwisata ayunan gantung di Taman Hutan Raya (Tahura) dengan kocek Rp20.000, Anda bisa memilih hammock mana yang akan dinaiki dalam waktu 15 menit. Hammock yang berada di Taman Hutan Raya dibuat dalam bentuk menara. Jadi, Anda dapat memilih hammock yang paling tinggi, jika berani. Anda tak perlu khawatir jika terjatuh karena akan didampingi oleh instruktur yang sudah berpengalaman. Selain hammock-an, Anda juga bisa menambah pengetahuan karena intrukstur di sini akan menjelaskan jenis dan riwayat vegetasi Tahura.

Tebing Citatah

Jika merasa tak sesuai dengan hammock-an yang hanya membuat santai dan nyaman. Anda bisa mencoba hammock-an yang dapat memacu adrenalin. Hammock dipasang di antara dua tebing yang berjarak 20 meter dan memiliki tinggi 100 meter dari dasar tanah. Berani mencoba? Sebelum hammock-an di Tebing Citatah, sebaiknya Anda menyiapkan mental dan fisik yang prima. Karena, sebelum hammock-an Anda harus melewati dari satu tebing ke tebing yang lain dengan cara meloncat, melewati semak-semak dan bebatuan yang tajam. Jangan khawatir, selama hammock-an di Tebing Citatah, Anda akan dipandu oleh guide-nya yang sudah profesional. Tentunya, Anda pun menggunakan safety gear saat hammock-an di atas ketinggian 100 meter tersebut. Hammock-an di atas ketinggian 100 meter ini, tentunya akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan, bukan? Untuk pengalaman tersebut, Anda cukup membayar biaya Rp250.000,- saja.

Untuk menjelajahi tempat hammock-an di Bandung tentunya tak bisa dalam satu hari saja. Apalagi jika Anda adalah traveler yang berada dari luar Kota. Kesehatan haruslah menjadi prioritas saat sedang berwisata. Sudah siap melancong ke Bandung? Mulai cari harga tiket termurah tujuan ke Bandung dari sekarang, sehingga Anda bisa mengatur anggaran berlibur di Bandung.

Sebaiknya, jangan memaksakan diri untuk berkemah dan tidur di hammock ya. Lebih baik pesan hotel murah secara online di reservasi.com saja agar tidak terlalu menguras budget Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked ( * ).

Your comment*

Your name*

Your email*